Mengenal Ikan Discus, Morfologi, Taksonomi, Asal Usul, Habitat dan Penyebaran

Mengenal Ikan Discus, Morfologi, Taksonomi, Asal Usul, Habitat dan Penyebaran Ikan Discus

IkanDiscus.com. Mengenal Ikan Discus, Asal Usul, Habitat dan Penyebaran. Ikan Discus adalah ikan hias air tawar yang berbentuk pipih menyerupai cakram. Ikan Discus berasal dari sepanjang anak-anak sungai Amazon, hidup di air tenang dan dangkal dengan kedalaman lebih kurang 60 cm.

Ikan Discus juga dijuluki sebagai ratu ikan hias air tawar hal itu mengacu pada keindahan corak dan warna yang dimiliki oleh Ikan Discus. Keunggulan discus ini dibandingkan dengan ikan hias air laut ada pada proses pemeliharaan dan pemijahannya yang tergolong mudah.

Morfologi Ikan Discus

Ikan Discus memiliki bentuk tubuh yang unik, menyerupai lempengan (disc atau caktram) berdiri tegak. Antara discus jantan dan betina mempunyai bentuk tubuh yang sedikit berbeda.

1. Ciri-Ciri Discus Jantan

Diskus jantan memiliki ciri-ciri ujung sirip punggung dan sirip anal lancip, ovipositor (alat untuk menempelkan telurnya) sedikit menonjol dan alat kelaminnya berbentuk lonjong atau elips.

2. Ciri-Ciri Discus Betina

Diskus betina memiliki ciri-ciri ujung sirip punggung dan sirip anal membulat, ovipositor lebih menonjol dan alat kelaminnya membulat.

3. Ciri-Ciri Umum Ikan Discus

  • Ikan discus ini berbentuk oval seperti cakram
  • Sirip pada bagian perut membentang lebar ke bawah
  • Mempunyai warna yang sangat cerah dan jenis yang sangat bervariasi seperti warna kuning, merah, biru, putih, hitam dll
  • Sirip pada bagian dubur dan sirip punggungnya memanjang sehingga sampai kepada pangkal ekor, dan terkadang terlihat sirip bagian dubur dan sirip bagian punggung seperti menyatu dengan sirip pada bagian ekor tersebut
  • Bersifat omnivore
  • Terdapat celang kecil yang memisahkan sirip dubur dan punggung dengan sirip ekornya tersebut
    Ada beberapa spesies discus yang mempunyai garis-garis yang melintang secara vertical
  • Ikan discus ini termasuk ikan nok-turnal atau jenis ikan yang sangat aktif pada waktu malam hari
Morfologi Ikan Discus
Morfologi Ikan Discus

Taksonomi Ikan Discus

Ikan Discus tergolong dalam Symphysodon, yang saat ini memiliki tiga jenis spesies yaitu : Diskus biasa (Symphysodon aequifasciatus), Diskus Heckel (Symphysodon discus) dan spesies baru yang belum diberi nama yaitu Symphysodon tarzoo.

Namun, dalam kajian lebih lanjut yang diterbitakan pada bulan Agustus 2007 mengungkapkan bahwa genus dikelaskan dalam spesies : S. Aequifacuatus (diskus hijau), S. Haraldi (diskus biasa/biru/pirang) dan S. Discus (Diskus Hecknel).

Menurut sistematikanya, ikan discus digolongkan sebagai berikut:

Kingdom         : Animalia
Filum               : Chordata
Kelas               : Actinopterygii
Ordo                : Perciformes
Sub Ordo        : Percoidea
Family             : Cichlidae
Genus              : Symphysodon
Species            : Symphysodon discus
Nama lokal      : Diskus

Asal Usul Ikan Discus

Pertama kali Ikan Discus ditemukan sekitar tahun 1840 di Brazil tepatnya di Manaus (Rio Nero) oleh sang Penemu yaitu Dr. Johan Jacob Heckel Discus, sehingga akhirnya penamaan Ikan Discus sendiri menggunakan nama Sang Penemu. Sedangkan untuk nama latin ikan discus adalah Symphysodon Discus

Ikan hias Diskus (Symphysodon discus) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang berasal dari sungai Amazon (Brasil). Jenis ikan ini mempunyai nilai ekonomis yang baik dan sangat disenangi di berbagai Negara.

Ikan Discus pertama kali ditemukan oleh Dr Heckel pada tahun 1840., beliau menjelaskan tentang temuannya (Discus liar) dari species Symphysodon, yang berarti “memiliki gigi di tengah-tengah rahang”.

Ikan discus pertama yang ditemukan ini disebut Discus Heckel yang memiliki tiga corak bergaris yang sangat tegas. Garis pertama yang melewati bagian kepala, garis kedua pada bagian tubuh, dan garis ketiga pada bagian ekor. Para Discus Heckel berasal dari Rio Negro (Central Brasil).

Pada tahun 1904, genus discus yang lain ditemukan. Pellgerin menulis tentang Green Discus (Symphysodon aequifasciata). Species yang ditemukan di Danau Tafe dan dicoba dibudidayakan dalam aquarium.

Habitat Ikan Discus

Habitat asli discus (Symphysodon discus) adalah Rio Negro dan perairan tenang Sungai Amazon. Sifatnya omnivora. Gerakannya sangat halus. Ikan ini pun terkenal sebagai “King of Aquarium”. Berkembang biak pada musim hujan mulai dari Desember hingga Januari. Karena pada bulan ini, Ph air agak asam jadi sangat baik untuk perkembangbiakan.

Symphysodon mendiami pinggiran danau dataran banjir dan sungai di Cekungan Amazon di dataran rendah Amazonia, di mana ia merupakan bagian dari fauna yang sangat beragam dari ikan Neotropical.

Penyebaran Ikan Discus

Tiga jenis Symphysodon memiliki distribusi geografis yang berbeda. Symphysodon Aequifasciatus berada di Solimões Rio, Rio Amazonas dan Río Putumayo-Ica di Brazil, Kolombia dan Peru. Sebaliknya distribusi Symphysodon discus tampaknya terbatas pada bagian hilir Abacaxis, Rio Negro dan sungai Trombetas. Symphysodon tarzoo terjadi hulu Manaus di Amazon barat.

Budidaya Ikan Discus Pertama kali

Budidaya Ikan Discus mulai diperkenalkan di akuarium sejak 1940, lalu di ekspor ke Amerika dan Eropa dengan nama Pompadour Fish.

Baru pada tahun 1950-an ikan ini mulai berhasil dikembang biakan. Sampai pada tahun 1960-an disebutkan bahwa ada dua species lain dari discus, yaitu Brown Discus (Symphysodon aequifasciata axelordi) dan Blue Discus (Symphysodon aequifasciata haraldi). Walaupun belum begitu jelas, apakah species ini sebenarnya berbeda dengan species sebelumnya atau hanya hasil penangkaran.

Ikan Discus Terkenal di Eropa

Pada tahun 1960, nama discus mulai terkenal di Eropa lalu, populer di Amerika dan Canada, selanjutnya Ikan Hias Air Tawar ini semakin dikenal luas di dunia termasuk di Indonesia.

One Response for Mengenal Ikan Discus, Morfologi, Taksonomi, Asal Usul, Habitat dan Penyebaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *